Senin, 09 Januari 2012

SEPAK BOLA



sepak bola adalah permainan bola yang sangat populer dimainkan oleh dua tim, yang masing-masing beranggotakan sebelas orang.
Sejarah
v  5.000 sebelum Masehi: Sepakbola dimainkan di Cina dengan nama tsu chu. Selain untuk melatih fisik tentara, permainan ini dipertandingkan saat kaisar ulang tahun.
v  3.000 sebelum Masehi: Orang Jepang memainkan Kemari. (sepak bola ala Jepang)
v  2.500 sebelum Masehi: Orang Mesir Kuno dan Timur Tengah memainkan sepakbola sebagai bagian dari ritual keagamaan. Hanya sedikit dokumen yang mendukung hipotesis ini. Tahun Masehi: Penemuan dokumen-dokumen sepakbola di Roma dan Yunani.
v  100-500: Orang Romawi menyebarkan permainan harpastrum ke wilayah Eropa.
v  217: Tentara Inggris mulai memainkan sepakbola setelah mengalahkan tentara Roma.
v  600-1600: Orang Meksiko dan Amerika Tengah membuat bola dari karet. Permainan di sana merupakan gabungan dari basket, voli dan sepakbola. Abad pertengahan: Italia, Prancis dan Eropa lainnya mulai menemukan sepakbola.
v  1100: Permainan sepakbola di Inggris dilakukan dengan brutal tanpa aturan.
v  1314: Raja Edward II melarang sepakbola.
v  1369: Raja Edward III meneruskannya.
v  1500: Italia menemukan calcio dengan pemain satu tim lebih dari 27 orang. Permainannya sangat sederhana: menendang, mengoper dan menggiring bola untuk di bawa ke garis gol. Belum ada gawang.
v  1561: Richard Mulcaster mengadopsi calcio dari Florence ini untuk diajarkan di sekolah-sekolah dasar dan menengah di Inggris.
v  1572: Ratu Elizabeth I serius melarang sepakbola dan menyediakan penjara bagi rakyatnya yang memaksa bermain.
v  1600-an: Orang Eskimo juga mulai memainkan aqsaqtuk atau bermain bola di atas es. Sebuah legenda menyebut orang dari dua desa bermain aqsaqtuk dengan panjang lapangan mencapai 13 kilometer.
v  1680: Di Inggris bermain bola mendapat perlindungan dari Raja Charles II.
v  1820-an: Sepakbola mulai dimainkan di universitas-universitas Amerika Serikat seperti Harvard, Princenton, dan Amherst.
v  1830-an: Sepakbola modern mulai tumbuh. Olahraga ini dimainkan oleh para pekerja saat istirahat atau oleh anak-anak yang bermasalah di rumah atau sekolah. Kerjasama tim mulai dirumuskan.
v  1848: Peraturan sepakbola mulai digodok di Universitas Cambridge, Inggris.
v  1862: Berdiri klub Oneida di Boston, satu klub sepakbola pertama di luar Inggris.
v  1863: Asosiasi Sepakbola (FA) Inggris didirikan.
v  1871: Pertandingan pertama antar wilayah oleh FA.
v  1883: Empat klub Inggris setuju membentuk asosiasi klub sepakbola dunia.
v  1885: Pertandingan antara negara pertama di luar Inggris, antara Amerika vs Kanada.
v  1885: Sepakbola profesional diperkenalkan.
v  1886: Rapat pertama pembentukan asosiasi sepakbola dunia.
v  1888: Sepakbola profesional diresmikan. Wasit mengendalikan penuh pertandingan.
v  1888: Tendangan penalti diperkenalkan.
v  1904: FIFA didirikan dengan anggota Prancis, Belgia, Denmark, Belanda, Spanyol, Swiss dan Swedia.
v  1908: Sepakbola menjadi olahraga di Olimpiade.
v  1913: FIFA menjadi anggota FA Internasional.
v  1930: Kejuaraan Dunia pertama di Uruguay. Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) didirikan.
v  1938: Televisi BBC pertama kali menayangkan pertandingan sepakbola.
v  1958: Tayangan pertama Kejuaraan Dunia.
v  1966: Mulai ada tayang ulang untuk sebuah gol.
v  1977: Kejuaraan Dunia untuk usia di bawah 20 tahun.
v  1988: Kampanye fairplay.
v  1999: Kejuaraan pertama sepakbola perempuan.
v  2002: Jepang dan Korea merupakan negara pertama penyelenggara Piala Dunia di Asia.
v  2004: Perayaan seratus tahun FIFA.
v  2006: Piala Dunia 2006 di Jerman.
v  2010: Teknologi garis gawang di ujicoba.
Peraturan sepak bola
Peraturan resmi permainan sepak bola (Laws of the Game) adalah:
v  Peraturan 1: Lapangan sepak bola
v  Peraturan 2: Bola
v  Peraturan 3: Jumlah Pemain
v  Peraturan 4: Peralatan Pemain
v  Peraturan 5: Wasit yang mengatur pertandingan
v  Peraturan 6: Asisten wasit
v  Peraturan 7: Lama Permainan
v  Peraturan 8: Bola Keluar dan di Dalam Lapangan
v  Peraturan 9: Cara Mendapatkan Angka
v  Peraturan 10: Offside
v  Peraturan 11: Pelanggaran
v  Peraturan 12: Tendangan bebas
v  Peraturan 13: Tendangan
v  Peraturan 14: Lemparan dalam
v  Peraturan 15: Tendangan gawang
Selain peraturan-peraturan di atas internasional , keputusan-keputusan Badan Asosiasi Sepak bola Daerah (IFAB) lainnya turut menambah peraturan dalam sepak bola.
Taktik Permainan
Taktik yang biasa dipakai oleh klub-klub sepak bola adalah sebagai berikut:
v  4-4-2 (klasik: empat pemain belakang/skipper)
v  4-4-2 (dengan dua gelandang sayap)

Minggu, 08 Januari 2012

BERUBAH ATAU DIRUBAH


Berubah atau dirubah
Ust. Amri

Semua yang ada dimuka bumi ini selalu bergerak dan pergerakan itu menunjukkan indikasi adanya perubahan. Hanya orang-orang yang mau berubah, mereka tidak akan dirubah oleh keadaan zaman, yaitu ditelan zaman.

Karena kita adalah pemimpin, yaitu kita diciptakan oleh Allah swt sebagai pemimpin dunia, maka kepemimpinan kita akan dimintai pertanggungjawaban.


Agar kepemimpinan kita bertanggungjawab secara produktif, maka perubahan dan perubahan, itulah yang akan mampu menjawab segala perubahan.

Kalau seorang mahasiswa misalnya, yang hanya membanggakan jurusan dimana mereka kuliah, karena kebetulan jurusan prospektif, maka itupun tidak menjamin dirinya akan kompetitif. Sebab masih diperlukan lompatan-lompatan perubahan, misalnya memahami hadist serahkan segala sesuatu sesuai dengan ahlinya tidak diterjemahkan dengan serahkan segala sesuatu sesuai dengan jurusannya. Sebab ahlinya tidak selamanya identik dengan jurusannya.

Begitu juga dalam kepemimpinan kehidupan kita, apapun aktivitas yang sekarang kita pegang, kalau tidak menyiapkan agenda lompatan perubahan dalam setiap gerak kehidupan, maka cepat atau lambat akan dirubah oleh keadaan, yaitu ditelan perubahan itu sendiri.


Ada banyak modal yang bisa digunakan untuk berubah, namun ada satu hal yang sangat penting yaitu “sence of power” untuk mau berubah. Dan sense of power ini harus terus diberi vitamin-vitamin agar tidak menjadi layu sebelum perubahan itu terjadi.

Tidak harus rumit-rumit “sense of power” untuk perubahan itu, yang sederhana saja, asal menyentuh pondasi perubahan. Kalau Singapura, diawali dengan bersih, bebas korup, dan penduduknya tidak boleh berambut gondrong. Sedangkan pegadaian oleh Bapak Sjamsir Kadir, kantor-kantor cabang semuanya di cat dengan warna yang menyegarkan, istri ibu pimpinan kalau mendampingi suaminya rapat kerja ke salon dulu agar lebih membuat suami dan dirinya percaya diri dengan penampilannya, kemudian membuat motto mengatasi masalah tanpa masalah.

Bahkan Bapak Prof. DR. H. Subino (Alm), salah satu guru besar UPI Bandung, juga membuat perubahan mendasar ketika membimbing mahasiswanya, yaitu melayani bimbingan jam 03.30-06.00 dengan tujuan untuk melatih mahasiswa membiasakan diri bangun pagi dan tidak tidur lagi setelah shalat subuh